PEMERINTAH DAN LEMBAGA DESA PATAPAN
A. Struktur Pemerintah Desa Patapan
Struktur pemerintahan Desa Patapan dalam penyusunan organisasi dan tata kerja pemerintahan desa, berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomer 11 Tahun 2006, tentang susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintahan Desa. Sedangkan dalam penataan Lembaga kemasyarakatan berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Sampang Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa / Kelurahan. Desa patapan di pinpin oleh Pj desa Yaitu Bapak Junaiman, sebagai pengganti Kepala Desa sementara untuk tahun 2021-2025 Berikut adalah stuktur desa patapan untuk periode tahun 2021-2025:
Nama Pejabat Pemerintah Desa Patapan
|
No |
Nama |
Jabatan |
|
1 |
H. JUNAIMAN |
Pj. Kepala Desa |
|
2 |
ZAINUDDIN |
Sekdes |
|
3 |
NURUL HASANAH |
Kaur Keuangan |
|
4 |
KAFI |
Kasi Kesejahteraan Rakyat |
|
5 |
MOH. DOFIR |
Kasi Pemerintahan |
|
6 |
ERFANDI |
Kasi Playanan |
|
7 |
RAHMAWATI |
Kaur Tata Usaha dan Umum |
|
8 |
SYAIFULLA HIL MASLUL |
Kaur Perencanaan |
|
9 |
AFANDI |
Kepala Dusun Patapan Tengah |
|
10 |
MAULIDATUL HASANAH |
Kepala Dusun Jergut |
|
11 |
MOH FADOLI |
Kepala Dusun Pangnenga |
Badan
Permusyawaratan Desa Patapan
|
No |
Nama |
Jabatan |
|
1 |
AHMAD |
Ketua BPD |
|
2 |
ZAINAL ABIDIN |
Wakil Ketua BPD |
|
3 |
AMINATUS ZAHROH |
Sekretaris |
|
4 |
ADB HOLIK |
Anggota 1 |
|
5 |
INDRAYANA |
Anggota 2 |
|
6 |
HENDRIK |
Anggota 3 |
|
7 |
BEDRUT TAMAM |
Anggota 4 |
A. Lembaga-Lembaga di Desa Patapan
1) Kelompok Tani
Kelompok tani merupakan wadah dari kumpulan para
petani/peternak/perkebunan yang dibentuk untuk meningkatkan pengembangan usaha
khususnya di bidang pertanian. Kelompok tani sebagai wadah untuk menjadi wadah
kelembagaan pertanian. Dibentuknya kelompok tani bertujuan untuk mningkatkan sektor
pertania di desa Patapan melalui swadaya masyarakat. Di desa Paatapan terdapat
8 kelompok tani yang menunjangi jenis unit masing-masing, diantaranya iyalah; tani
Makmur jergut, Tani Anggrek Pang kenek, Tani Mawar 1, Murni 2, Murni 1, Murni
2, Melati Delbi, Geluren. Kelompok tani dibuat dan dikembangkan oleh masyarakat
sesuai dengan minat masyarakt dang mengembangkan usahanya masing-masing dalam sektor
pertanian.
2) Poskesdes
Pos kesehatan Desa atau singkatan dari poskesdes
merupakan suatu puaya Kesehatan besumber daya masyarakat (UKBM). Poskesdes
dibangun untuk mendukung pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat desa.
Pelayanan poskesdes berupa Upaya promotive, preventif dan kuatif yang
disesuaikan dengan kewewenangannya dalam melaksanakan sebagai tenaga Kesehatan
yang terutama adalah bidan dengan melibatkan kader Kesehatan. Poskesdes
memiliki peran penting yaitu untuk meningkarkan kesadaran masyarakat mengenai
kesehatan untuk mencegah dan mengatasi masalah kesehatan, bencana, serta
keadaan darurat.
3) Posyandu
posyandu atau kepanjangan dari pos pelayanan terpadu
ialah salah satu benruk upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM). Posyandu
diselenggarakan untuk membangun Kesehatan guna memberdayakan masyarakat dalam
mendapatkan pelayanan Kesehatan dasar/social untuk mempercepat mencegah
meningkatnya angka kematian ibu dan bayi. Pemerintah melalui posyandu bertujuan
untuk menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat. Layanan tersebut dapat
berupa perbaikan gizi, Kesehatan, Pendidikan, pengembangan anak, peningkatan
ekonomi keluarga dan ketahanan pangan dan kesejahteraan sosial. Di desa patapan
sendiri posyandu dilakukan sebanyak seminggu sekali, di setiap dusunnya.
4) Majelis Taklim
Majelis taklim adalah contoh salah satu lembaga non
formal yang berperan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT
dan akhlak mulia bagi jamaahnya. Majelis taklim brtujuan untuk wadah menimba
ilmu agama dan sebagai wadah untuk melakukan kegiatan sosial bagi masyarakat.
Majelis taklim memiliki sifat terbuka terhadap semua rentang usia, lapisan dan
starta moral. Majelis taklim dapat dilakukan kapan saja baik itu pagi, siang,
sore maupun malam hari. Majelis taklim biasanya diselenggarakan di rumah,
masjid maupun mushalla.
5) LINMAS
LINMAS atau kepanjangan dari lindungan masyarakat
ialah masyarakat yang dipersuapkan dan dibekali pengetahuan serta keterampilan
untuk menjalankan kegiatan keamanan, bencana dan kewajiban gawat darurat
lainnya. LINMAS mempunyai empat tupoksi diantaranya yaitu, membantu keamanan,
ketentraman dan ketertiban masyarakat, membantu pelaksanaan kegiatan sosial
masyarakat dan yang terakhir membantu upaya ketahanan negara.
B. Gambaran Infrastruktur Desa Patapan
Desa patapan memiliki
struktur pembangunan yang menyediakan sarana dan prasana yang terdapat di
dalamnya. Sarana dan prasarana yang di sediakan oleh desa patapan diantaranya
dibidang transportasi, Pendidikan, Kesehatan dan kepemerintahan, hal tersebut
di adakan untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan bagi masyarakat
desa patapan. Penyampaian informasi mengenai kondisi infrastruktur desa
diperlukan agar dapat mengarahkan pembangunan selanjutnya yang mengarah kemana.
Adapun sarana dan prasana yang ada di Desa Patapan diantaranya:
1) Sarana dan Prasarana Pendidikan
Tabel 6 Sarana dan
Prasarana Pendidikan
|
No |
Lembaga Pendidikan |
Jumlah |
keterangan |
|
1 |
Paud |
3 |
|
|
2 |
SD/MI |
2/1 |
|
|
3 |
Mts |
2 |
|
|
4 |
MA |
2 |
|
|
4 |
Madin |
8 |
|
2) Sarana dan Prasarana Kesehatan
Tabel 7 Sarana dan Prasarana Kesehatan
|
No |
Sarana Kesehatan |
Jumlah |
Keterangan |
|
1 |
Polindes/Pustu |
1 |
|
|
2 |
Posyandu |
4 |
|
3) Sarana dan Prasarana Transportasi
Tabel 8 Sarana dan
Prasarana Transportasi
|
No |
Uraian |
Panjang |
Keterangan |
|
A |
Jenis Permukaan |
||
|
1 |
Aspal |
20.000 M. |
|
|
2 |
Kerikil |
10.000 M. |
|
|
3 |
Rabat Beton |
300 M. |
|
|
4 |
Tanah |
2.000 M. |
|
|
B |
Kondisi Jalan |
||
|
1 |
Baik |
2.000 M. |
|
|
2 |
Sedang |
10.000 M. |
|
|
3 |
Rusak ringan |
10.000 M. |
|
|
4 |
Rusak Berat |
12.000 M. |
|

Tidak ada komentar:
Posting Komentar