Sejarah Dan Profil Desa Patapan
A. Sejarah Desa
Patapan merupakan desa yang sudah ada sejak zaman kerajaan, yang masih berkaitan dengan Ratu Ebu. Desa patapan masih berkaitan dengan desa kodek. Karena sebelumnya Desa patapan merupakan dua desa yang digabung menjadi satu yaitu desa Kodek dan desa Maduren. Nama patapan diambil dari kata petapaan yang seiring waktu berganti menjadi nama patapan. Dinamakan desa patapan karena pada zaman kerajan dahulu desa patapan di jadikan tempat bertapa yang berjumlah empat titik. Desa Patapan dibagi menjadi 3 dusun dan 13 kampung. diantaranya dusun patapan tengah, dusun pan tengah dan dusun jergut.
B. Letak Geografis
Secara geografis desapatapan terletak di 7o09’03” Lintang Selatan dan 113o10’45.7” Bujur Timur. Desa Patapan dengan ibu kota kecamatan Torjun berjarak 7 Km, dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor selama 15 menit. Sedangkan jarak antara desa Patapan ke Kabupaten sampan berjarak 15 Km, dengan jarak tempuh menggunakan kendaraan bermotor selama 30 menit. Secara administratif desa Patapan terletak di Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dengan bersebrangan dengan desa-desa tetangga. Adapun batas wilayah desa Patapan yaitu sebagai berikut:
Sebelah Utara : Desa Kodek
Sebelah barat : Desa Torjun
Sebelah selatan : Desa Pangongsean
Sebelah timur : Desa Pagilen
Topografi ketinggian Desa Patapan ini adalah berupa wilayah datar yaitu sekitar 500 m diatas permukaan laut. Desa Patapan memiliki luas 5,2934 M2. Desa Patapan di dominasi oleh pemukiman warga dan ladang atau sawah di dalamnya. Tingkat curah hujan yang terjadi di daerah patapan menurut Badan Pusat Statistika Kabupaten Sampang curah hujan desa Patapan memiliki rata-rata 38,7 mm, curah hujan tertinggi terjadi dibulan April hingga mencapai 95 mm.
C. Dusun Patapan
1) Dusun Patapan Tengah
Dusun patapan
tengah terdiri dari empat kampung di dalamnya, yaitu kampung Patapan Tengah,
Delbi, Ler Penang, Baban dam Pan Laok. Kepala dusun dari dusun Patapan Tengah
adalah Bapak Afandi. Mayoritas masyarakat dusun Patapan Tengah berkerja sebagai
petani. Tanaman yang di tanam disini diantaranya cabe, tembakau dan padi.
2) Dusun Pangnenga
Dusun pan
Nengah terdiri dari empat kampung di dalamnya, yaitu kampung Pan Tengah, Jel
Panden, Pang Kenik dan Cem Ramok. Kepala dusun dari Pan Nengah yaitu Bapak Moh.
Fadoli. Mayoritas masyarakat di dusun pan nengah bekerja sebagai petani.
Tanaman yang ditaman yaitu tembakau dan cabe.
3) Dusun Jergut
Dusun Jergut terdiri dari empat kampung didalamnya, yaitu kampung jergut, geluren, lakelan dan accenan. Kepala dusun dari jergut di pimpin oleh Ibu Maulidatul H. mayoritas masyarakat di dusun jergut bekerja sebagai petani. Hasil alam yang di tanam di dusun jergut yaitu tembakau, padi dan tembakau.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar